Batik Tulungagung

Mendengar kata batik tentunya bukan hal yang asing terutama bagi warga Indonesia, khususnya Tulungagung. Terlebih, batik Tulungagung mempunyai ciri khas yang berbeda ketimbang batik dari daerah lainnya.

Pesona batik Tulungagung terletak pada tingkat keberanian memadukan warna untuk menghasilkan batik dengan warna yang berbeda. Dari yang kebanyakan berwarna coklat maupun hitam, kini lebih berani dengan memainkan warna yang lebih cerah.

BTA – code 001 – Harga: @Rp. 110.000,-

BTA – code 002 – Harga @Rp. 120.000,-

BTA – code 003 – Harga @Rp. 149.000,-

BTA – code 004 – Harga Rp. 230.000,-

BTA – code 005 – Harga @Rp. 275.000,-

Batik Sidoarjo – code 2201

Seperti daerah Mojokerto, Sidoarjo juga menjadi produsen batik di Jawa Timur. Batik Sidoarjo memiliki ciri khas yang membuatnya cukup diminati oleh konsumen.

Akibat letaknya yang berdekatan, batik Sidoarjo sangat dipengaruhi oleh Batik Madura. Hal ini disebabkan Sidoarjo kerap didatangi oleh para pendatang yang berasal dari Madura, baik yang menetap ataupun yang hanya tinggal sementara waktu.

Karakteristik yang terkandung pada batik Sidoarjo adalah tegas, jelas dan ekspresif. Selain itu, dalam hal pewarnaan, batik Sidoarjo sangat mencolok pada warna hitam, cokelat dan merah.

Harga Rp.160.000/potong – code 2201 – ukuran 200 x 105mm.

Dari kiri ke kanan:
1. Bunga Ceplok tultul
2. Bunga Cengkeh
3. Bunga Ceplok tultul – hitam
4. Daun merambat
5. Motif Rawan (bergaris)

Batik Tulis Sutera – selendang wanita

Batik Tulis Sutera, selendang wanita
Kain : Sifon Sutera 2,25 X 1,15m
Pewarnaan : Alam
Code : 11009
Harga : Rp. 600.000,-
Sifat Kain Sutra/Sutera adalah seperti berikut :
  • lembut
  • mulus
  • tidak licin
  • kuat
  • alami
Jenis-jenis kain sutra : sutera satin, sutera shifon, sutera super 56, sutera super 54, sutera kringkle, sutera saten / satin, sutera organdi, sutera silk, sutera katun, crepe, organdi, organdi kotak, habutay, salur, sutera motif.

Batik Manggur Probolinggo

Batik Manggur adalah batik khas Kota Probolinggo dengan motif utama Mangga, Angin dan Anggur (Manggur). Motif Mangga, Angin dan Anggur merupakan identitas dari Kota Bayuangga (Bayu=Angin, Anggur, Mangga).  Baik Mangga, maupun Anggur sangat terkenal di Probolinggo. Begitu juga dengan Angin Gending. Sejarah tentang Batik Manggur dimulai pada tahun 1883, yang ditandai dengan pameran khusus Batik Probolinggo di Amsterdam Belanda dengan total motif 150 jenis

Harga : Rp 600.000. Ukuran 225 x 160 cm, sarimbit (untuk pasangan pria dan wanita)

Batik Probolinggo ketika sudah dijadikan baju. Cukup elegan

Batik Mega Mendung Cirebon

Motif batik Megamendung merupakan karya seni batik yang identik dan bahkan menjadi ikon batik daerah Cirebon dan daerah Indonesia lainnya. Motif batik ini mempunyai kekhasan yang tidak ditemui di daerah penghasil batik lain. Bahkan karena hanya ada di Cirebon dan merupakan masterpiece, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI akan mendaftarkan motif megamendung ke UNESCO untuk mendapatkan pengakuan sebagai salah satu world heritage.’

Motif megamendung sebagai motif dasar batik sudah dikenal luas sampai ke manca negara. Sebagai bukti ketenarannya, motif megamendung pernah dijadikan cover sebuah buku batik terbitan luar negeri yang berjudul Batik Design, karya seorang berkebangsaan Belanda bernama Pepin van Roojen. Kekhasan motif megamendung tidak saja pada motifnya yang berupa gambar menyerupai awan dengan warna-warna tegas, tetapi juga nilai-nilai filosofi yang terkandung di dalam motifnya. (source: wikipedia)

Harga : Rp 125.000/potong. Ukuran 225 x 160 cm. Tersedia berbagai warna dasar.

corak mega mendung